Jumat, 28 Desember 2018

Analisis Tsunami di Selat Sunda dan Mitigasi Bencana Alam



Analisis Tsunami di Selat Sunda dan Mitigasi Bencana Alam

 
Sumber: MoneySmart.id

Kami seluruh keluarga besar PMII Rayon Pancasila Komisariat Brawijaya mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban terdampak Tsunami Selat Sunda. Semoga para korban diberikan ketabahan serta keteguhan hati dalam menjalani  segala halang rintang dari sang maha pencipta.
Secara pengertian umum, Tsunami berasal dari bahasa Jepang yang terdiri dari kata “Tsu” yang berarti Pelabuhan dan “Nami” yang berarti Gelombang, sehingga memiliki pengertian dasar gelombang yang terjadi di pelabuhan, namun dalam hal ini didasarkan dari besarnya gelombang yang datang secara mendadak. Tsunami dihasilkan oleh aktivitas mendadak di dasar laut karena logsor bawah air, gempa bumi, letusan gunung berapi, hingga kejadian paling langka yaitu jatuhnya meteor ke bumi.
Fenomena terjadinya Tsunami di Selat Sunda termasuk kejadian yang langka, dimana fenomena ini tidak didahului dengan adanya gempa bumi terlebih dahulu. Kajian mengenai terjadinya tsunami ini menurut pandangan Ahli Geologi Rovicky Dwi Putro, dalam wawancara eksklusif Talkshow TvOne mengutarakan bahwa terjadinya tsunami diakibatkan oleh longsor yang berada di bawah dan atas Gunung Anak Kratau. Displacement/longsoran yang terjadi tersebut yang masih diketahui oleh pengamat Geologi adalah bagian ujung Gunung Anak Krakatau, sementara itu bagian bawah gunung yang mengalami Displacement belum bisa dianalisa mengingat survei yang dilakukan masih terkendala adanya status aktif Gunung Anak Krakatau. Adanya Displacement secara umum terjadi dikarenakan dua hal, yaitu gempa dan non-gempa. Secara khusus Displacement yang terjadi di Gunung Anak Krakatau sehingga mengakibatkan Tsunami karena faktor non-gempa, melainkan adanya aktivitas Vulkanik yang sedang terjadi.
Hal yang bisa dilakukan sebelum terjadinya gempa adalah melakukan prediksi, yaitu besar kemungkinan terjadinya aktivitas gunung berapi yang akan mengakibatkan bencana alam, tempat presisi terjadinya bencana alam, dan kapan hal tersebut akan terjadi yang dilakukan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk memetakannya dengan berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika sehingga bisa memberikan peringatan dini sebelum terjadinya bencana alam Tsunami. Selain itu, apabila terjadi potensi tsunami menurut Kementerian Kesetahan yang dirilis melalui pusatkrisis.kemkes.go.id yaitu ditengarai dengan tanda-tanda pada umumnya sebagai berikut:
·         Diawali gempa bumi
·         Perhatikan suara gemuruh
·         Perhatikan penurunan air laut
·         Waspadai gelombang tsunami
Hal yang dilakukan prtama kali adalah kenali dulu pertandanya, sehingga yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan diri adalah melakukan pengenalan lapangan dan bangunan sehingga bisa digunakan untuk berlindung dari bencana alam tsunami, selain itu utamakan untuk mencari dataran yang lebih tinggi apabila memungkinkan. Secara khsus, seperti yang dikutip dari hellosehat.com adalah sebagai berikut:

Sebelum Terjadinya Tsunami
  • Janganlah panik. Anda harus bertindak cepat saat tsunami datang. Kepanikan akan menghambat Anda untuk berpikir dengan jernih dalam mencari jalan keluar.
  • Bergeraklah sesuai dengan jalur evakuasi tsunami. Jika Anda tidak mengetahui jalur evakuasi, bergeraklah ke tempat yang lebih tinggi (ingat ketinggian genangan air akibat gelombang tsunami bisa mencapai 24 meter).
  • Jika Anda yakin bahwa tanda-tanda yang Anda temui adalah tanda-tanda terjadinya gelombang tsunami, peringatkan semua orang. Ajaklah keluarga dan orang-orang sekitarmu ikut menyelamatkan diri.
  • Jika tidak menemukan dataran tinggi, carilah gedung yang konstruksinya kuat. Paling tidak terdiri atas tiga lantai. Jangan pilih gedung yang kelihatan rapuh dan tua. Berlindunglah di lantai yang aman, dan tunggu hingga keadaan membaik.
  • Jika gelombang tsunami menghanyutkan Anda, carilah benda-benda terapung yang dapat dijadikan rakit, misalnya batang pohon. Usahakan tidak meminum air laut dan tetep di permukaan air untuk bernapas.
  • Jika gelombang membawa Anda ke tempat yang tinggi, misalnya atap rumah, cobalah bertahan di situ dan tunggu hingga air surut dan keadaan tenang.

Setelah Terjadinya Tsunami
Kepanikan dan kesedihan akan mewarnai sekitar kita setelah tsunami melanda. Janganlah larut dalam suasana itu, usahakan untuk tetap tenang dan kuatkan hati Anda untuk menghadapi kenyataan. Setelah air surut, Anda mungkin berniat untuk kembali ke rumah, namun ikuti imbauan regu penyelamat dan jangan melewati jalan-jalan yang rusak.
Jika Anda telah sampai di rumah, jangan langsung masuk. Waspadai jika ada bagian rumah yang roboh atau lantai yang licin. Jangan lupa mengecek anggota keluarga Anda satu per satu. Hindari instalasi dan kabel listrik untuk menghindari sengatan listrik.
Sesudah bencana tsunami banyak orang yang mengalami tekanan fisik maupun mental. Berikanlah dukungan pada keluarga dan teman-teman Anda, terutama yang melangami banyak penderitaan, pengalaman mengerikan dan kehilangan. Jagalah kesehatan Anda sendiri dengan pola makan yang baik dan istirahat yang cukup, sehingga Anda dapat membantu orang lain.

Semoga Bermanfaat

Penulis dan Penyelaras : Zein Chandra

Referensi
Dwi Putro, Rovicky. 2018. Talkshow tvOne. Pandangan Ahli Geologi Soal Anak Krakatau dan Tsunami Selat Sunda. 26 Desember 2018. (Diakses pada 28 Desember 2018).
Rudystina, Adinda. 2017. Yang Harus Dilakukan Saat Menghadapi Tsunami. Hidup Sehat: Tips Sehat. https://hellosehat.com. (Diakses pada 28 Desember 2018).
Ludwianto & Fikrie. 2018. Kata Para Ahli soal Penyebab Bencana Tsunami di Selat Sunda. Kumparan: KumparanSains. https://kumparan.com. (Diakses pada 28 Desember 2018).
Destyawan & Anjungroso. 2018. PVMBG Sarankan BMKG Pasang Alat Pendeteksi Tsunami di Pulau Panjang. Tribunnews. http://www.tribunnews.com. (Diakses pada 28 Desember 2018).
Herdyanto, Abraham. 2018. Mitigasi: Upaya Penanggulangan Bencana, ini 4 Hal yang Harus Dilakukan. IDN Times. Science: Discovery. (Diakses pada tanggal 28 Desember 2018).
…..
Kami membuka donasi untuk teman-teman yang mau menyumbangkan sedikit hartanya guna membantu saudara kita yang terkena musibah melalui No. Rek 1410536397 (asn) MONICASARI AYUK VARDHANI
Cp: +6285784091876 Monica

DZIKIR | FIKIR | AMAL SHOLEH


Situs Resmi | Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Rayon Pancasila Komisariat Brawijaya | Dikelola oleh Lembaga Pers Mahasiswa Gooder.id PMII Rayon Pancasila

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tambahkan Komentar